Luwu Timur, Luwurayapos.com – Aksi demonstrasi pemekaran wilayah Provinsi Luwu Raya berdampak pada terhambatnya distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Luwu Timur. SPBU Pancakarsa yang berlokasi di Kecamatan Mangkutana dilaporkan mengalami kekosongan stok BBM sejak Sabtu malam, 24 Januari 2026.
Operator SPBU Pancakarsa, Eka, saat dikonfirmasi Tim Liputan Luwurayapos menjelaskan bahwa pasokan BBM seharusnya masuk pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Namun, akibat adanya pemblokiran akses jalan oleh massa aksi, mobil tangki BBM tidak dapat melintas menuju wilayah Luwu Timur.
“Sejak Sabtu malam sudah tidak ada mobil tangki yang masuk. Harusnya pasokan masuk Jumat malam, tapi karena akses jalan diblokir, sampai sekarang belum ada BBM yang masuk. Mobil tangki tidak ada yang tembus ke Luwu Timur,” ujar Eka, Senin (26/1/2026).
Terhentinya distribusi BBM tersebut berdampak langsung pada ketersediaan bahan bakar di Kecamatan Mangkutana dan wilayah sekitarnya.
Jika kondisi pemblokiran jalan masih berlanjut, kekosongan stok BBM dikhawatirkan akan meluas ke SPBU lain di Luwu Timur.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan distribusi BBM kembali normal, sementara masyarakat mulai merasakan dampak keterbatasan pasokan bahan bakar.
Musdiana/LRP














