banner 720x90

PASIEN RSUD LAGALIGO MENINGGAL DUNIA, PIHAK RUMAH SAKIT LAGALIGO BERIKAN KLARIFIKASI

Luwu Timur- Luwurayapos.com,14/9/2025
RSUD I Lagaligo Wotu Kabupaten Luwu Timur Timur, kembali menjadi sorotan setelah seorang pasien yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan tersebut
meninggal dunia, Senin (15/9/2025)

Manajemen RS Lagaligo membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak rumah sakit sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kematian pasien, berikut keterangan pihak RS Lagaligo lewat Rilisnya yang disampaikan ke Madia, Selasa (16/9/2025)

Pasien a.n Naila Fasha (14 tahun),Masuk di UGD hari sabtu tgl 13 Sep jam 22.13 rujukan dari puskesmas malili. Diagnosis awal Abdominal pain(Nyeri bagian perut)dan Ispa (inspeksi saluran pernafasan)

Masuk di ruang perawatan jam 23.10 di Mahalona 3. Dirawat di ruang perawatan anak, selama 32 jam, sampai tgl 15 Sep 2025.

Hari senin, tgl 15 pagi jam 09.00 dipindahkan ke ruang isolasi karena muncul tanda-tanda penyakit penyakit virus (morbili). Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan foto rontgen dan telah terjadi infeksi pada paru-paru (pnemoni). Hal ini bisa disebabkan oleh komplikasi dari morbili. Menurut keterangan dokter ahli anak kemungkinan juga sudah menyebar ke otak (ensefalitis) sehingga pasien kejang dan kondisi memburuk. Pasien meninggal jam 19.07, tanggal 15 mei 2025.

Pasien sudah diberikan penangan dan pengobatan sesuai SOP.
Kondisi ruangan rapi. Tersedia oksigen sentral. Ruang Isolasi memang memakai kipas angin dengan tujuan sirkulasi udara lancar.
Kami menyampaikan permohonan maaf juga karena WC dan banyak kamar dan fasiltas lain sementara dalam proses renovasi untuk perbaikan sehingga sebagian pasien terganggu, ini demi utk pningkatan pelayanan dan kenyamanan di RS lagaligo kedepannya.

Pihak keluarga Naila hingga kini masih berduka dan menunggu hasil investigasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian pasien tersebut. Pihak rumah sakit sendiri menyatakan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan transparansi dalam penanganan kasus ini. (Lrp)

banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90 banner 720x90

You cannot copy content of this page