banner 720x90

Wakil Ketua DPRD Luwu Timur Dukung Penuh Program Kartu Lansia Ibas-Puspa

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Kartu Lansia Ibas-Puspa, yang digagas oleh Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler. Program ini dinilai sebagai langkah nyata dan berkeadilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia.

Menurut Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, program tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kelompok rentan, khususnya para lansia.

“Kami di DPRD sangat mendukung inisiatif Bupati dan Wakil Bupati yang meluncurkan Program Kartu Lansia. Ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga bentuk penghargaan kepada para orang tua yang telah banyak berjasa bagi daerah ini,” ujarnya.

Ia menilai, Kartu Lansia Ibas-Puspa sejalan dengan visi pembangunan sosial yang berkeadilan dan menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan ‘Lutim Juara’. Program ini memperlihatkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau seluruh kecamatan di Luwu Timur, sehingga semua lansia dapat memperoleh manfaat yang sama,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk melalui pengawalan dan pengawasan anggaran.

“Kami berkomitmen memastikan program ini terlaksana dengan baik, transparan, dan tepat sasaran. Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar kembali kepada rakyat,” tegasnya.

Program Kartu Lansia Ibas-Puspa resmi disalurkan secara simbolis oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dan Wakil Bupati, Puspawati Husler, di halaman Kantor Bupati, Kamis (30/10/2025). Program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap warga lanjut usia, sekaligus langkah awal menuju sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif di Kabupaten Luwu Timur.

RED/LRP

You cannot copy content of this page