banner 720x90

DPMD Luwu Timur Gelar Rakor Kepala Desa, Fokus Perencanaan dan Tata Kelola Pemerintahan

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Aula Kantor DPMD Luwu Timur, Selasa (2/6/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi, komunikasi, dan sinkronisasi program pembangunan desa dengan kebijakan pembangunan daerah. Kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa terkait penyelenggaraan pemerintahan desa yang efektif, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Dalam arahannya, Kepala DPMD Luwu Timur menegaskan pentingnya menjadikan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) sebagai dasar utama dalam pelaksanaan pembangunan melalui APBDes yang telah disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Penyusunan RKPDes juga harus selaras dengan RPJMDes serta mendukung target pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Luwu Timur.

Selain membahas aspek perencanaan pembangunan, rakor juga mengulas sejumlah program prioritas pemerintah pusat dan daerah, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Koperasi Merah Putih bagi nelayan, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang akan disalurkan kepada 33 desa.

DPMD juga mengingatkan para kepala desa agar terus meningkatkan kedisiplinan perangkat desa, menjaga kualitas pelayanan publik, serta mendukung program unggulan daerah seperti Jumat Bersih Juara dan Sabtu Sehat Juara.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah desa didorong untuk memperkuat koordinasi dengan pendamping desa sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa yang baik.

Rakor turut membahas sejumlah agenda penting lainnya, di antaranya rencana pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2027, tindak lanjut hasil evaluasi Program Pandu Juara, serta implementasi Proyek Perubahan Kepala DPMD bertajuk “Rancang Desa” yang akan diuji coba pada 25 desa sebagai upaya sinkronisasi perencanaan dan penganggaran desa.

Melalui kegiatan ini, DPMD berharap terjalin kerja sama yang semakin solid antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, BPD, dan pendamping desa guna mewujudkan pembangunan desa yang terarah, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page