Luwu Timur , Luwurayapos.com – Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) La Ketu, Awaluddin Tadda, mengapresiasi langkah Bawaslu Kabupaten Luwu Timur dalam membangun kemitraan pendidikan kepemiluan yang inklusif bagi penyandang disabilitas
Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan kepada Penyandang Disabilitas yang digelar Bawaslu Luwu Timur di SLB La Ketu, Dusun Pabeta, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Senin (3/8/2026).
Dalam sambutannya, Awaluddin menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bawaslu terhadap pemenuhan hak pendidikan politik serta kepemiluan bagi peserta didik penyandang disabilitas.
“Kami berharap semuanya membawa berkah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu atas kunjungan ini. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan kepemiluan yang ramah dan mudah dipahami oleh penyandang disabilitas. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pengawas pemilu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman demokrasi sejak dini.
Awaluddin juga menyambut baik terjalinnya kemitraan antara Bawaslu Kabupaten Luwu Timur dan SLB La Ketu yang diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program edukatif dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
“Kami siap bermitra ke depan agar semakin baik dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak disabilitas,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur Pawennari, Koordinator Divisi HP2H Sulkifli, Kepala Sekretariat Lenny Thalib beserta jajaran, guru pendamping, serta orang tua siswa.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Luwu Timur menunjukkan komitmennya untuk mendorong pendidikan kepemiluan yang inklusif, sehingga seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk memahami dan berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Musdiana/LRP













