Luwu Timur, Luwurayapos.com – Aksi penuntutan pemekaran wilayah Provinsi Luwu Raya kembali digelar oleh sejumlah elemen masyarakat, Senin (9/2/2026), di depan Terminal Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.
Aksi demonstrasi ini merupakan lanjutan dari rangkaian gerakan yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah titik di wilayah Luwu Raya. Massa aksi kembali menyuarakan tuntutan agar pemerintah pusat segera merealisasikan pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.
Dalam pantauan tim liputan Luwurayapos di lokasi, aparat kepolisian bersama TNI tampak melakukan pengamanan untuk memastikan jalannya aksi tetap tertib dan kondusif.
Pengamanan dilakukan di sekitar area terminal dan sepanjang ruas jalan yang menjadi titik kumpul massa.
Para peserta aksi membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan pemekaran, serta menyampaikan orasi secara bergantian

Jendral lapangan aksi dalam orasinya menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya bukan sekadar kepentingan kelompok, melainkan aspirasi masyarakat luas.
“Pemekaran Provinsi Luwu Raya adalah kebutuhan mendesak demi percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan. Kami meminta pemerintah pusat tidak lagi menunda-nunda aspirasi rakyat Luwu Raya,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Ia juga menyampaikan harapan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar segera memberikan persetujuan terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aksi ini akan terus dilakukan secara damai hingga tuntutan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Kami akan terus menyuarakan ini dengan cara yang tertib dan bermartabat sampai Provinsi Luwu Raya benar-benar terwujud,” tambahnya.
Musdiana/LRP














