Luwu Timur, Luwurayapos.com – Aksi penuntutan pemekaran wilayah Provinsi Luwu Raya kembali digelar oleh Aliansi Pemekaran pada Senin (2/2/2026). Kali ini, titik aksi bergeser ke Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur.
Ratusan massa tampak memadati ruas jalan sambil membawa spanduk dan poster berisi tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI guna menjaga situasi tetap kondusif serta mengatur arus lalu lintas yang diberlakukan secara buka tutup.
Menariknya, dalam aksi tersebut hadir Anggota DPRD Luwu Timur, Wahidin Wahid, yang turun langsung ke tengah-tengah demonstran. Ia bahkan menyampaikan orasi di hadapan masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di lokasi aksi.
Dalam orasinya, Wahidin Wahid menyampaikan dukungan terhadap aspirasi masyarakat terkait pemekaran Provinsi Luwu Raya. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan aspirasi lama masyarakat Luwu Raya yang perlu terus dikawal secara konstitusional dan damai.
“Saya hadir di sini untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan menyampaikan bahwa perjuangan ini harus tetap dijaga dengan cara-cara yang tertib, aman, dan sesuai aturan,” ujar Wahidin di hadapan massa aksi.
Ia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban umum serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas, terutama pengguna jalan yang melintas di jalur Trans Sulawesi.
Aksi demonstrasi berlangsung dengan tertib dan damai. Massa aksi tetap memberi ruang bagi kendaraan darurat dan kendaraan logistik untuk melintas, sebagai bentuk komitmen menjaga kepentingan bersama di tengah penyampaian aspirasi.
Hingga aksi berakhir, situasi di Kecamatan Tomoni terpantau aman dan kondusif di bawah pengawasan aparat keamanan.
Alimin/LRP













