Luwu Timur.luwurayapos.com.Penerapan aturan ganjil genap dalam pengisian BBM bersubsidi jenis pertalite mulai memberikan dampak terhadap kondisi antrean di sejumlah SPBU di Kabupaten Luwu Timur.Kamis (1/10/2026)
Seiring dengan kebijakan tersebut, harga BBM eceran yang sebelumnya mencapai sekitar Rp18.000 per liter berangsur turun hingga kisaran Rp15.000 per liter.
Penurunan harga eceran tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa kondisi distribusi BBM di tengah masyarakat mulai lebih terkendali. Masyarakat juga memberikan apresiasi terhadap langkah sigap Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menangani kepadatan antrean BBM bersubsidi di sejumlah SPBU
Penerapan aturan ganjil genap diharapkan dapat membantu mengatur pola pengisian BBM sekaligus memberikan kesempatan yang lebih merata kepada masyarakat untuk mendapatkan BBM bersubsidi.
Rio salah satu pengguna BBM eceran mengaku sangat senang dengan aturan Ganjil genap “Saya merasa senang dengan peraturan ganjil genap ini, sehinnga antrian di SPBU sudah tidak sepadat yang dulu sehingga membuat harga eceran juga mulai turun.Saya juga berharap dengan adanya peraturan ini,harga eceran bisa kembali normal menjadi 13.000”.Ujarnya
Masyarakat juga mengapresiasi ketegasan Irwan Bachri Syam “Bupati Luwu Timur”dalam mendorong pihak SPBU agar penerapan aturan ganjil genap berjalan lancar dan konsisten.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatur antrean serta memastikan penyaluran BBM bersubsidi dapat diterima masyarakat secara lebih merata. Masyarakat berharap pengawasan dan penerapan aturan terus dilakukan secara tegas demi menjaga ketertiban di SPBU.
Alimin/LRP













