banner 720x90

Budidaya Semi Organik Jadi Harapan Baru Petambak Desa Bahari

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Upaya mencari solusi terhadap meningkatnya biaya produksi dan menurunnya hasil panen mendorong petambak di Desa Bahari, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, mengembangkan budidaya bandeng dan udang dengan sistem semi organik

Salah seorang pemilik tambak, Alipuddin, mengatakan penerapan sistem tersebut dilakukan sebagai alternatif dalam pengelolaan tambak, setelah hasil panen bandeng dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

Menurutnya, penggunaan pupuk dan bahan kimia secara berlebihan juga menjadi salah satu persoalan dalam pengelolaan tambak. Kondisi tersebut membuat masa panen yang sebelumnya dapat dilakukan sekitar enam bulan, kini bisa mencapai delapan hingga sembilan bulan, dengan kebutuhan modal yang semakin besar.

“Dengan sistem semi organik ini, kami berharap biaya produksi bisa ditekan dan hasil panen bisa meningkat,” kata Alipuddin 1/10/2026

Ia menjelaskan, perkembangan awal budidaya yang diterapkan cukup memberikan harapan. Setelah sekitar 20 hari pemeliharaan, ikan bandeng telah mencapai ukuran sekitar ibu jari. Sementara itu, udang yang dibudidayakan telah tumbuh sekitar 2–3 sentimeter.

Perkembangan tersebut terus dipantau sebagai bagian dari evaluasi terhadap penerapan sistem semi organik di tambak miliknya.

Alipuddin berharap pola budidaya tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi petambak lainnya, terutama dalam upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi biaya pengelolaan tambak.

“Semoga cara ini bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi petambak, khususnya dalam meningkatkan hasil dan mengurangi biaya produksi,” harapnya.

Pengembangan budidaya bandeng dan udang dengan sistem semi organik di Desa Bahari diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan serta membuka peluang peningkatan ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertambakan.

Bur/LRP

You cannot copy content of this page