Luwu Timur, Luwurayapos.com – BPS Kabupaten Luwu Timur kembali merilis Berita Resmi Statistik (BRS) terkait perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan inflasi di Kabupaten Luwu Timur untuk periode April 2026 4/5/2026
Dalam rilis tersebut disampaikan bahwa pada April 2026 terjadi deflasi secara month-to-month (m-to-m) sebesar 0,08 persen. Sementara itu, inflasi year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 2,98 persen, dan inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 1,98 persen.
Penyumbang Deflasi Bulanan
Deflasi m-to-m pada April 2026 terutama dipengaruhi oleh Kelompok Transportasi dengan andil sebesar 0,04 persen.
Komoditas utama yang memberikan kontribusi penurunan harga pada kelompok ini adalah angkutan antar kota, yang mengalami penurunan tarif/harga dibanding bulan sebelumnya.
Penyumbang Inflasi Tahunan (y-on-y)
Sementara itu, inflasi tahunan April 2026 terutama didorong oleh beberapa kelompok pengeluaran, antara lain:
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 1,81 persen. Komoditas yang paling dominan memberikan kontribusi adalah tomat, yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,46 persen, terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan.
Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,20 persen, dengan komoditas utama penyumbang inflasi yaitu sewa rumah.
Gambaran Umum
BPS mencatat bahwa dinamika harga di Kabupaten Luwu Timur pada April 2026 masih dipengaruhi oleh fluktuasi pada komoditas pangan dan energi rumah tangga, meskipun secara bulanan terjadi penurunan indeks harga.
Rilis ini menjadi acuan penting dalam melihat perkembangan daya beli masyarakat serta arah kebijakan pengendalian inflasi di daerah.
Musdiana/LRP














