banner 720x90

Bupati Luwu Timur Serahkan Bantuan Bedah Rumah 400 Unit, Tegaskan Dana Rp20 Juta Tanpa Potongan

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan bantuan program bedah rumah sebanyak 400 unit kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Mangkutana.

Penyerahan bantuan ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, Dinas Ketenagakerjaan, Polsek Mangkutana, para camat dan kepala desa se-Mangkutana Raya, Kepala Balai Pengawasan Permukiman, staf ahli, serta asisten.

Bantuan tersebut bersumber dari tiga kementerian, yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa bantuan sebesar Rp20 juta per unit harus diterima secara utuh oleh masyarakat penerima manfaat tanpa potongan.

“Saya tegaskan di sini, dana Rp20 juta yang masuk ke rekening penerima adalah murni untuk membedah rumah masing-masing. Tidak ada lagi potongan ini dan itu,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat dan seluruh pihak terkait ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut agar bantuan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

Berdasarkan rincian program, bantuan bedah rumah tersebut terdiri atas 375 unit dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, 24 unit bantuan rumah khusus dari Kementerian Kesehatan bagi keluarga atau penderita tuberkulosis (TBC), serta satu unit bantuan dari Kementerian Sosial.

Bupati menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi dan pengajuan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada pemerintah pusat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemkab Luwu Timur juga mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk program bedah rumah sebanyak 175 unit. Besaran bantuannya juga Rp20 juta per unit.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), terutama di desa-desa yang memiliki kebutuhan mendesak.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Bupati meminta dinas terkait, camat, kepala desa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan insan pers turut mengawal pelaksanaan program di lapangan.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa dalam memantau kondisi masyarakat, khususnya warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Menurutnya, pemerintah harus hadir dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, baik terkait perumahan, kesehatan, maupun pelayanan publik lainnya.

Bupati juga mengingatkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat agar responsif terhadap pengaduan masyarakat serta kebutuhan mendesak yang memerlukan penanganan segera.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semakin banyak masyarakat dapat menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan agar bantuan benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak.

Deny/LRP

You cannot copy content of this page