Luwu Timur, Luwurayapos.com – Upaya
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mengantisipasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) pasca aksi unjuk rasa pemekaran Luwu Raya yang disertai penutupan akses jalan Malili hingga perbatasan Luwu–Wajo mulai membuahkan hasil.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam (IBAS) memastikan, Rabu dini hari, 28 Januari 2026, sebanyak 40 ribu liter BBM akan tiba dan disalurkan ke sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Luwu Timur.
Pasokan BBM tersebut merupakan hasil koordinasi dan negosiasi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan pihak Depot Pertamina Karang-Karangan Palopo serta Fuel Terminal (FT) Pertamina Poso.
Berdasarkan hasil kesepakatan, sebanyak lima mobil tangki BBM akan menyuplai kebutuhan BBM ke Luwu Timur. Rinciannya, tiga mobil tangki berasal dari FT Pertamina Poso, Sulawesi Tengah, dan dua mobil tangki dari Depot Pertamina Karang-Karangan, Luwu.
BBM tersebut akan disalurkan ke SPBU Ussu dan Puncak Indah Malili, SPBU Mangkutana, SPBU Nuha Sorowako, serta SPBU Wotu, dengan total distribusi mencapai 40 ribu liter.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam kepada redaksi Bilikfakta Selasa malam (27/1/2026), menyampaikan bahwa mobil tangki dari Poso telah berangkat sejak siang hari dan diperkirakan tiba di Luwu Timur pada Rabu dini hari.
“Sementara dua mobil tangki dari Depot Karang-Karangan terpantau sudah melewati Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Informasi tersebut dilaporkan oleh tim pemantau distribusi BBM Pertamina kepada kami malam ini,” ujar IBAS.
Ia berharap dengan masuknya pasokan BBM tersebut, kondisi kelangkaan BBM di Luwu Timur pasca penutupan jalan dapat segera teratasi.
“Insyaallah besok kelangkaan BBM mulai terurai. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina hingga kondisi benar-benar pulih,” pungkasnya.
Musdiana/LRP














