banner 720x90

Pemkab Luwu Timur Alihkan Distribusi BBM dari Poso, Polisi Siagakan Pengamanan di Tiga SPBU

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Aktivitas masyarakat Kabupaten Luwu Timur dalam beberapa hari terakhir mengalami perlambatan akibat terhambatnya distribusi bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini dipicu oleh aksi unjuk rasa tuntutan pemekaran Provinsi Luwu Raya yang disertai pemblokiran jalan poros, sehingga suplai BBM ke wilayah Luwu Timur terganggu.

Dampak dari keterlambatan distribusi tersebut menyebabkan kelangkaan BBM di sejumlah SPBU, disertai lonjakan harga BBM eceran dan beberapa kebutuhan pokok. Situasi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang bergantung pada BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama PT Pertamina guna memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni pengalihan jalur distribusi BBM melalui Terminal Pertamina Poso. Distribusi BBM ke Kabupaten Luwu Timur dijadwalkan mulai berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026.

Guna menjamin kelancaran dan keamanan penyaluran BBM, Polres Luwu Timur menyiapkan pengamanan ketat di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang akan menerima pasokan, masing-masing SPBU Mangkutana, SPBU Wotu, dan SPBU Malili.

Kapolres Luwu Timur melalui Kasubsi Penmas, Ipda Mustajuddin, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengawal langsung proses pendistribusian BBM agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

“Pendistribusian BBM akan diawasi secara ketat oleh personel kami untuk memastikan penyalurannya benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan bijak saat mengantre, mengingat suplai BBM masih terbatas,” ujar Ipda Mustajuddin.

Ia berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan seluruh pihak terus bersinergi agar pasokan BBM ke Kabupaten Luwu Timur dapat kembali normal.

“Kami optimistis situasi segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti sediakala,” tutupnya.

Nurazisah/LRP

You cannot copy content of this page