Luwu Timur , Luwurayapos.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, SMAN 4 Luwu Timur menggelar upacara bendera di lapangan sekolah, Rabu (20/05/2026) pagi.
Upacara yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme dengan Kapolsek Mangkutana, Iptu Muh. Junus, S.Sos., bertindak sebagai pembina upacara.
Kegiatan dimulai pukul 07.45 Wita dan diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf sekolah, serta seluruh siswa SMAN 4 Luwu Timur.
Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia, amanat pembina upacara, menyanyikan lagu nasional, hingga pembacaan doa.
Dalam amanatnya, Iptu Muh. Junus menekankan pentingnya semangat kebangkitan generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ia menyampaikan bahwa perjuangan generasi saat ini bukan lagi melawan penjajahan fisik, melainkan melawan ancaman seperti hoaks, narkoba, tawuran, perundungan, balap liar, hingga paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
“Pahlawan dahulu berjuang dengan bambu runcing. Hari ini para pelajar berjuang dengan ilmu pengetahuan, buku, dan teknologi. Karena itu, semangat belajar harus terus dibangkitkan,” ujarnya.
Kapolsek juga mengajak para siswa menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial. Menurutnya, perbedaan suku, agama, maupun pendapat tidak boleh menjadi alasan untuk saling membenci.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kebangkitan generasi muda juga diwujudkan dengan keberanian menolak narkoba, minuman keras, balap liar, dan tawuran.
“Kalian kuat bukan karena bisa berkelahi, tetapi karena mampu mengendalikan diri,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
Ia juga menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan nasionalisme dalam membangun Indonesia.
Menurutnya, pelajar memiliki peran penting sebagai penerus bangsa sehingga perlu mendapat pembinaan secara berkelanjutan agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Generasi muda harus menjadi pelopor persatuan dan kedisiplinan demi menjaga masa depan bangsa dan negara,” tambahnya.
Upacara peringatan Harkitnas ke-118 berakhir pada pukul 08.13 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi antara pihak sekolah dan aparat keamanan dalam melakukan pembinaan terhadap para pelajar guna mencegah kenakalan remaja serta memperkuat karakter kebangsaan di lingkungan sekolah.
Musdiana/LRP













