Luwu Timur, Luwurayapos.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margolembo resmi dibuka melalui kegiatan grand opening yang dilaksanakan di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pemerintah dan mitra terkait, di antaranya perwakilan Bupati Luwu Timur, Camat Mangkutana, para kepala desa se-Kecamatan Mangkutana, Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Luwu Timur Andi Juana Fachruddin, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional, serta mitra dari Yayasan Askil Harsa, Puskesmas Mangkutana, Kepala Sekolah,
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta sambutan dari sejumlah pihak yang terlibat dalam program tersebut.
Kepala SPPG Desa Margolembo, Wahab, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran SPPG merupakan bagian dari upaya nyata mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan nantinya terdapat kekurangan, sekaligus mengapresiasi para mitra yang telah membantu penyediaan fasilitas dapur SPPG. Wahab berharap, kehadiran dapur ini bukan sekadar fasilitas, tetapi menjadi simbol terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat di Kecamatan Mangkutana.
Perwakilan Yayasan Askil Harsa mengungkapkan bahwa operasional SPPG Margolembo didukung sekitar 99 persen tenaga kerja lokal dari desa-desa sekitar, seperti Margolembo, Pancakarsa, Wonorejo, dan Sidoagung. Hal ini menjadi bukti bahwa program tersebut turut membuka lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat setempat.
Sementara itu, Camat Mangkutana, Darmawati, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak yayasan atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah.
Ia menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Mangkutana direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat dan akan menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
“Program ini sangat dinantikan oleh sekolah dan para siswa. Insya Allah dalam waktu dekat sudah mulai berjalan,” ujarnya.
Darmawati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini secara berkelanjutan. Ia mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat senantiasa menjaga kualitas, kebersihan, serta standar gizi makanan yang disajikan kepada anak-anak.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Luwu Timur, Andi Juana Fachruddin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa SPPG Margolembo merupakan salah satu dari puluhan dapur MBG yang telah dibangun di wilayah Luwu Timur.
Ia menambahkan, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
“Setiap dapur bisa melibatkan sekitar 40 hingga 50 tenaga kerja. Ini tentu memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan ditutup dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya SPPG Margolembo.
Dengan hadirnya SPPG ini, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Mangkutana semakin optimal serta memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Musdiana/LRP














