Luwu Timur, Luwurayapos.com – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Muhammad Safaat DP mewakili Bupati Kabupaten Luwu Timur dalam menyampaikan Laporan Tahun Pertama Kepemimpinan IBAS–PUSPA pada rangkaian Safari Ramadhan 2026.
Pemaparan tersebut berlangsung di Masjid Jami Nurul Huda Cendana Hijau dan dihadiri jamaah serta unsur pemerintah setempat 2/3/2026
Mengusung tema “Dari Janji Menuju Kinerja”, laporan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban moral dan administratif atas mandat masyarakat sejak pemerintahan IBAS–PUSPA dilantik pada 20 Februari 2025.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Safaat DP menegaskan bahwa transparansi dan keterbukaan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.
“Laporan ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan refleksi atas amanah rakyat. Pemerintahan harus jujur membuka capaian, keterbatasan, sekaligus arah kebijakan secara terukur,” ujarnya.
Program Prioritas Tahun Pertama
Selama satu tahun pertama, pemerintahan IBAS–PUSPA memfokuskan kebijakan pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan fondasi ekonomi jangka panjang.

Beberapa program unggulan yang telah direalisasikan antara lain:
Beasiswa Pendidikan S1 dan S2 sebagai investasi sumber daya manusia daerah.
Program Kartu Lansia bagi sekitar 3.000 penerima manfaat melalui APBD Perubahan 2025.
Seragam Gratis TK, SD, dan SMP yang juga melibatkan UMKM dan penjahit lokal.
Penyediaan Bus Sekolah guna meningkatkan akses dan keamanan siswa.
Layanan Kesehatan Gratis untuk memperluas akses pelayanan dasar masyarakat.
Pelayanan Publik Mendekat ke Kecamatan dan Desa sebagai bagian reformasi birokrasi.
Program Pandu Juara untuk mendorong kewirausahaan desa berbasis potensi lokal.
Indikator Pembangunan Menguat
Dalam laporan tersebut juga disampaikan bahwa angka kemiskinan di Luwu Timur menunjukkan tren penurunan dan berada pada posisi empat terendah di Provinsi Sulawesi Selatan.
Paritas daya beli masyarakat tahun 2025 meningkat sebesar 3,70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, angka pengangguran juga menunjukkan tren menurun seiring meningkatnya investasi dan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis fondasi yang telah diletakkan pada tahun pertama ini akan menjadi pijakan kuat menuju visi Luwu Timur JUARA (Maju dan Sejahtera), dengan pembangunan yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan.
Musdiana/LRP















Respon (8)
Komentar ditutup.