banner 720x90

Peluang Kerja Disiapkan Bupati Luwu Timur, Diruang Mediasi Kades Maleku Dorong Anak Muda Jauhi Konflik

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Mediasi ketiga terkait kasus pengeroyokan dan pelemparan batu yang terjadi di Desa Wonorejo Timur pada malam 15 Agustus 2026, digelar di Gedung Serbaguna Polsek Mangkutana, Sabtu (22/8/2026).

Dalam suasana mediasi, Kepala Desa Maleku memberikan perhatian kepada anak-anak yang terlibat. Ia mengajak mereka menjadikan persoalan tersebut sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri serta tidak mengulangi tindakan yang dapat merugikan masa depan.
Kades Maleku menekankan pentingnya menjaga pergaulan, membangun karakter positif dan menghindari konflik.

Menurutnya, anak-anak muda masih memiliki perjalanan panjang untuk menentukan masa depan sehingga harus mulai mempersiapkan diri sejak sekarang.

Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Luwu Timur tengah menyiapkan peluang lapangan kerja bagi masyarakat. Peluang tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan kerja bagi ratusan hingga ribuan tenaga kerja.

“Bupati Luwu Timur sudah menyiapkan peluang kerja. Kalau nanti lowongan kerja terbuka, peluang besar buat anak-anak kita semua. Jadi persiapkan diri dan bentuk karakter yang baik demi masa depan,” pesan Kades Maleku.

Menurutnya, terbukanya peluang kerja harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Anak-anak muda perlu memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama serta perilaku yang baik di tengah masyarakat.

Ia berharap mediasi tersebut tidak hanya menjadi proses penyelesaian persoalan, tetapi juga menjadi momentum bagi anak-anak yang terlibat untuk mengambil hikmah dari kejadian yang terjadi.

“Jangan sampai persoalan hari ini menghambat masa depan kita. Kesempatan masih terbuka luas, jadi mari kita persiapkan diri dan jaga karakter kita,” ujarnya.

Kades Maleku juga mengajak orang tua dan masyarakat bersama-sama memberikan pembinaan kepada generasi muda. Menurutnya, dukungan lingkungan sangat penting agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang produktif, bertanggung jawab dan mampu memanfaatkan peluang yang tersedia di Kabupaten Luwu Timur.

Ia menegaskan, masa depan anak-anak jauh lebih penting daripada konflik sesaat. Karena itu, setiap persoalan hendaknya diselesaikan dengan cara yang baik, sementara generasi muda diarahkan untuk fokus pada pendidikan, keterampilan dan kegiatan positif.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page