banner 720x90

Pencurian Emas di Wonorejo Timur, Siti Yatimah Penuh Harap Pelaku Segera Ditemukan

Luwu Timur , Luwurayapos.com – Harapan besar masih disimpan Siti Yatimah, warga Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, agar dugaan pencurian yang menimpanya segera terungkap dan terduga pelaku dapat ditemukan.

Saat ditemui Tim Media Luwurayapos.com, Minggu (23/8/2026), Siti menyampaikan harapannya kepada pihak kepolisian agar laporan yang telah diterima Polsek Mangkutana dapat segera menemukan titik terang.

“Kami sangat berharap kepada pihak kepolisian agar terduga pelaku segera ditemukan. Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap dan barang-barang kami yang hilang bisa ditemukan kembali,” harap Siti.

Dugaan pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Mangkutana, pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui pintu depan yang saat itu dalam keadaan tidak terkunci.

Sejumlah perhiasan emas milik korban dilaporkan hilang. Perhiasan tersebut terdiri dari 3 gelang, 4 cincin, 1 kalung dan 3 anting, dengan total berat sekitar 30 gram.

Selain perhiasan emas, korban juga kehilangan uang tunai sebesar Rp1 juta. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp81.400.000.

Siti mengatakan kehilangan tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian secara materi, tetapi juga membuat dirinya dan keluarga merasa khawatir. Ia berharap pihak kepolisian dapat bekerja maksimal untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kami hanya bisa berharap dan menyerahkan prosesnya kepada pihak kepolisian. Semoga ada titik terang dan pelakunya segera ditemukan. Kalau bisa, barang-barang kami juga kembali,” ujarnya.

Siti juga berharap kejadian yang dialaminya tidak terjadi kepada warga lainnya. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan pintu rumah serta akses masuk lainnya dalam kondisi terkunci.

Laporan dugaan pencurian tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan Polsek Mangkutana. Identitas terduga pelaku belum diketahui dan asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page