LUWU RAYA, Luwurayapos.com – mengingatkan pentingnya menjadikan salat sebagai pondasi utama dalam membentuk akhlak dan karakter seorang muslim. Menurutnya,
salat bukan hanya bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana pendidikan terbaik yang mampu mencegah seseorang dari perbuatan dosa dan kemungkaran.
Dalam tausiahnya, Ustadz Amrulla Jamil menyampaikan sebuah hadis riwayat Imam Ahmad dari sahabat Abu Hurairah RA tentang seorang laki-laki yang rajin melaksanakan salat malam, namun masih melakukan perbuatan mencuri pada siang hari.
Menanggapi hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda bahwa salat yang dikerjakannya kelak akan mencegahnya dari perbuatan tersebut.
“Sesungguhnya salat yang baik dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW akan mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar,” ujar Ustadz Amrulla Jamil.
Ia kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS. Al-Ankabut: 45).
Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk membiasakan dan mendidik anak-anak serta seluruh anggota keluarga agar menjaga salat sejak dini. Menurutnya, kualitas salat akan berpengaruh terhadap kualitas amal dan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
“Didiklah anak-anak kita dengan salat. Didiklah keluarga kita dengan salat, karena salat yang baik akan mencegah mereka dari perbuatan dosa dan maksiat,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa salat merupakan amalan yang menjadi tolok ukur baik buruknya amalan seorang hamba. Apabila salat seseorang baik, maka insyaallah amalan-amalan lainnya juga akan menjadi baik. Sebaliknya, jika salat ditinggalkan atau dikerjakan dengan buruk, maka hal itu akan berdampak pada rusaknya amalan yang lain.
Di akhir tausiahnya, Ustadz Amrulla Jamil mengajak kaum muslimin untuk senantiasa menjaga kualitas salat sebagai bekal dalam membentuk pribadi yang bertakwa dan berakhlak mulia.
( Ustadz Amrulla Jamil, Lc., M.A. )
LUWU RAYA, Luwurayapos.com – mengingatkan pentingnya menjadikan salat sebagai pondasi utama dalam membentuk akhlak dan karakter seorang muslim. Menurutnya,
salat bukan hanya bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana pendidikan terbaik yang mampu mencegah seseorang dari perbuatan dosa dan kemungkaran.
Dalam tausiahnya, Ustadz Amrulla Jamil menyampaikan sebuah hadis riwayat Imam Ahmad dari sahabat Abu Hurairah RA tentang seorang laki-laki yang rajin melaksanakan salat malam, namun masih melakukan perbuatan mencuri pada siang hari.
Menanggapi hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda bahwa salat yang dikerjakannya kelak akan mencegahnya dari perbuatan tersebut.
“Sesungguhnya salat yang baik dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW akan mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar,” ujar Ustadz Amrulla Jamil.
Ia kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (QS. Al-Ankabut: 45).
Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk membiasakan dan mendidik anak-anak serta seluruh anggota keluarga agar menjaga salat sejak dini. Menurutnya, kualitas salat akan berpengaruh terhadap kualitas amal dan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
“Didiklah anak-anak kita dengan salat. Didiklah keluarga kita dengan salat, karena salat yang baik akan mencegah mereka dari perbuatan dosa dan maksiat,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa salat merupakan amalan yang menjadi tolok ukur baik buruknya amalan seorang hamba. Apabila salat seseorang baik, maka insyaallah amalan-amalan lainnya juga akan menjadi baik. Sebaliknya, jika salat ditinggalkan atau dikerjakan dengan buruk, maka hal itu akan berdampak pada rusaknya amalan yang lain.
Di akhir tausiahnya, Ustadz Amrulla Jamil mengajak kaum muslimin untuk senantiasa menjaga kualitas salat sebagai bekal dalam membentuk pribadi yang bertakwa dan berakhlak mulia.
( Ustadz Amrulla Jamil, Lc., M.A. )













