Luwu Timur, Luwurayapos.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Luwu Timur bersama Polsek Mangkutana, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial dan BPBD, menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Rantemario, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, pada Rabu (7/5/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut juga melibatkan Pemerintah Kecamatan Tomoni serta Pemerintah Desa Rantemario yang turun langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Kebakaran yang terjadi menghanguskan rumah panggung milik Hendrik Melkior Eke. Meski rumahnya terbakar, korban tidak mengungsi jauh dan tetap berada di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di samping rumah yang terdampak.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Desa Rantemario telah mendirikan tenda darurat satu hari setelah kejadian, sebagai tempat hunian sementara bagi korban. Pada hari ini, tenda tersebut juga dilakukan perbaikan dan penataan kembali setelah adanya tambahan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos), guna memastikan kelayakan dan kenyamanan bagi korban.
Dalam proses penyaluran bantuan, rombongan harus menempuh akses jalan pendakian sejauh kurang lebih 800 meter dengan berjalan kaki karena medan tidak dapat dilalui kendaraan menuju lokasi kejadian. Meski demikian, seluruh unsur tetap melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator BKO Satpol-PP Kecamatan Tomoni, Priya Sudarma, S.AN, bersama personil Satpol-PP yang stay di Kecamatan Tomoni. Kehadiran mereka membantu memperkuat pengamanan serta memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Selain melakukan pendampingan di lapangan, Satpol-PP Kabupaten Luwu Timur bersama Polsek Mangkutana juga turut menyerahkan bantuan secara langsung kepada korban sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap situasi darurat di masyarakat.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak serta menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana di Kabupaten Luwu Timur.
Musdiana / LRP














