Luwu Timur , Luwurayapos.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya mendukung pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menyusul inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan di SPBU Tomoni bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Disdakop-UKMP) Kabupaten Luwu Timur
Sidak yang dipimpin Kepala Disdakop-UKMP, Senfry Oktovianus, turut melibatkan Kasat Satpol PP beserta tim serta Camat Tomoni. Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan sejumlah kendaraan yang diduga melakukan pengisian BBM jenis Pertalite secara berulang.
Dari hasil konfirmasi di lapangan, tim juga memperoleh informasi bahwa SPBU Tomoni tidak menerapkan sistem barcode (QR Code) dalam penyaluran BBM jenis Pertalite karena rusak, Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi membuka celah terjadinya pengisian berulang oleh kendaraan yang sama.
Kasat Satpol PP Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Disdakop-UKMP dan instansi terkait untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
“Kami akan terus mendukung pengawasan di lapangan bersama instansi terkait. Temuan dalam sidak ini akan menjadi bahan evaluasi agar distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan praktik pelangsiran maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Menurutnya, BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang memenuhi ketentuan sehingga penyalurannya harus dijaga agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi melalui sinergi lintas instansi guna memastikan ketersediaan dan penyalurannya tetap tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Musdiana/LRP













