Luwu Timur, Luwurayapos.com — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi dan Penguatan Penerapan Keamanan Pangan bagi Pelaku Usaha Pangan Tahun 2026, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya memastikan keamanan pangan sepanjang rantai pangan, mulai dari sumber budidaya hingga proses pengolahan.
Penguatan pemahaman tersebut dinilai penting karena keamanan pangan tidak hanya ditentukan pada tahap akhir pengolahan, tetapi harus dijaga sejak pangan dihasilkan di tingkat budidaya, penanganan hasil, distribusi hingga siap dikonsumsi masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, pelaku usaha pangan, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjadi salah satu pihak yang mendapat perhatian utama. Pengelola SPPG perlu memastikan setiap tahapan pengelolaan pangan dilakukan secara aman dan memenuhi prinsip higiene serta sanitasi.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Subhang, S.PT., M.Si., menekankan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha merupakan langkah penting untuk membangun sistem pangan yang aman dan memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen.
“Keamanan pangan harus dijaga dari hulu sampai hilir. Mulai dari sumber budidaya, penanganan, hingga proses pengolahan harus memperhatikan prinsip keamanan pangan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti sejumlah pelaku usaha dan kelompok masyarakat yang berkaitan dengan pengelolaan pangan, termasuk pengelola SPPG, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan P4S Tani Sayur Luwu Timur.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap pemahaman pelaku usaha semakin meningkat sehingga penerapan keamanan pangan dapat dilakukan secara konsisten dalam setiap tahapan rantai pangan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pangan yang tersedia dan dikonsumsi masyarakat Luwu Timur aman, bermutu dan layak konsumsi.
Musdiana/LRP













