Luwu Raya. Luwurayapos.com – Ustadz Amrullah Jamil, Lc., M.A. mengingatkan umat Islam tentang pentingnya keikhlasan dalam setiap bentuk ibadah kepada Allah Subḥānahu wa Ta’ālā. Menurutnya, keikhlasan merupakan syarat utama diterimanya amal serta menjadi bekal keselamatan seorang hamba pada hari kiamat.
Dalam ceramahnya, Ustadz Amrullah menjelaskan bahwa Allah Subḥānahu wa Ta’ālā memerintahkan setiap hamba untuk beribadah dengan penuh keikhlasan, sebagaimana firman-Nya:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya. (QS. Al-Bayyinah: 5)
“Keikhlasan itulah yang diterima oleh Allah Subḥānahu wa Ta’ālā. Keikhlasan pula yang akan menyelamatkan seorang hamba ketika menghadap Allah pada hari kiamat,” jelasnya.
Ia kemudian mengutip firman Allah:
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
“Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat.” (QS. Asy-Syu’arā’: 88–89)
Menurut Ustadz Amrullah, hakikat keikhlasan adalah kemurnian hati yang terbebas dari segala bentuk syirik, riya, dan tujuan selain mengharap ridha Allah. Hati yang ikhlas diibaratkan seperti air yang jernih, bersih dari segala noda.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi:
يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطَايَا، ثُمَّ لَقِيتَنِي لَا تُشْرِكُ بِي شَيْئًا، لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً
Artinya: “Wahai anak Adam, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi, kemudian engkau menemui-Ku tanpa mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun, niscaya Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. At-Tirmidzi)
Melalui tausiyah tersebut, Ustadz Amrullah mengajak kaum muslimin untuk senantiasa memurnikan niat dalam setiap amal ibadah, menjaga tauhid, serta menjauhi segala bentuk kesyirikan agar memperoleh keselamatan dan ampunan dari Allah Subḥānahu wa Ta’ālā.













