banner 720x90

Viral Video Pemukulan di Tomoni, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku dan Dalami Penyebab Kejadian

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pemukulan terhadap seorang laki-laki di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat 25/6/2026

Dalam video yang beredar, terlihat dua orang laki-laki diduga melakukan pemukulan terhadap seorang laki-laki yang datang ke sebuah warung. Peristiwa tersebut terjadi di tempat umum dan disaksikan oleh sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.

Video tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak pihak berharap kasus tersebut segera ditangani oleh aparat penegak hukum.

Saat dikonfirmasi Tim Liputan Luwurayapos, Kapolsek Mangkutana membenarkan bahwa kedua terduga pelaku yang terlihat dalam video telah diamankan di Polsek Mangkutana untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Mangkutana untuk mendalami kasus tersebut,” ujar Kapolsek Mangkutana.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mangkutana IPDA Kasman, S.H menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan proses penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang terkait.

“Kedua terduga pelaku telah diamankan, dan akan dilakukan klarifikasi terhadap korban, terduga pelaku, serta saksi-saksi untuk memfaktakan penyebab kejadian tersebut,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Mangkutana saat dikonfirmasi Tim Liputan Luwurayapos Malam 25/6/2026

Menurutnya, proses klarifikasi diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh terkait kronologi dan latar belakang peristiwa yang terjadi sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tetap menunggu hasil penyelidikan resmi yang sedang dilakukan oleh penyidik.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung di Polsek Mangkutana guna mengungkap fakta-fakta yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page