banner 720x90

Fraksi Golkar DPRD Luwu Timur Tegaskan Komitmen Perjuangkan Tenaga Kerja Lokal dan Petani Luwu Timur

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Luwu Timur menyampaikan jawaban atas pendapat Bupati terhadap dua Ranperda inisiatif DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Luwu Timur, Selasa (19/05/2026).

Dua Ranperda tersebut yakni Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Melalui juru bicaranya, Arifin S.Ag., Fraksi Golkar menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Luwu Timur terhadap dua Ranperda tersebut yang dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan tenaga kerja lokal di Kabupaten Luwu Timur.

“Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu Timur, khususnya terhadap petani dan tenaga kerja lokal,” ujar Arifin saat menyampaikan jawaban fraksi.

Terkait Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal, Fraksi Golkar menegaskan komitmennya untuk berada di garda terdepan dalam memperjuangkan dan melindungi hak-hak tenaga kerja lokal tanpa diskriminasi.

Menurut Arifin, komitmen tersebut diwujudkan melalui fungsi pengawasan, dorongan pembentukan regulasi daerah, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar pekerja lokal mampu bersaing di daerahnya sendiri.

Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya kuota rekrutmen hingga 80 persen tenaga kerja lokal di wilayah industri, pengawasan terhadap hak-hak pekerja, perlindungan dari PHK sepihak, serta peningkatan kompetensi melalui pelatihan keterampilan.

“Pekerja lokal jangan hanya menjadi penonton di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, dan transformasi industri,” tegasnya.

Sementara itu, terhadap Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Fraksi Golkar menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan petani melalui fungsi legislasi di DPRD.

Fokus perjuangan tersebut di antaranya mendorong kebijakan pemerintah daerah untuk melindungi petani dari anjloknya harga hasil pertanian saat musim panen raya, memastikan ketersediaan pupuk subsidi, hingga memberikan perlindungan terhadap risiko gagal panen melalui program asuransi pertanian.

Selain itu, Fraksi Golkar juga mendorong kebijakan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan serta peningkatan kapasitas petani melalui pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan.

Arifin berharap Ranperda tersebut nantinya dapat menjadi payung hukum utama dalam memberikan jaminan kemudahan dan perlindungan kepada petani agar lebih mandiri dan sejahtera.

Secara umum, Fraksi Golkar menyatakan menerima dan menyetujui kedua Ranperda tersebut untuk dibahas pada tahap selanjutnya demi melahirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu Timur.

Musdiana/LRP

You cannot copy content of this page