Luwu Timur, Luwurayapos.com – Penjabat (Pj.) Kepala Desa Pepuro Barat menghadiri kegiatan Pentas Seni, Penamatan Widyalaya, dan Purnabakti Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak 4/6/2026
Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Pentas Seni Peserta Didik Pratama Widyalaya dan Adi Widyalaya Diharapkan Mampu Menanamkan Nilai-Nilai Agama dan Budaya.” Tema tersebut menjadi wujud komitmen dalam membentuk generasi muda Hindu yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki pemahaman dan kecintaan terhadap ajaran agama serta budaya leluhur.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Desa Pepuro Barat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi wadah bagi para peserta didik untuk menampilkan kreativitas, bakat seni, sekaligus memperkuat karakter berbasis nilai-nilai keagamaan dan budaya.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan umat Hindu, di antaranya Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Pembimas PHDI Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Yayasan Sedana PHDI Provinsi Sulawesi Selatan, Penyelenggara Hindu Kabupaten Luwu Timur, PHDI Kabupaten Luwu Timur, Ketua Prajaniti Kabupaten Luwu Timur, Pinandita Sanggraha Nusantara, Ketua Yayasan Batara Guru, Pokjaluh Agama Hindu Kabupaten Luwu Timur, Ketua RBKS Kabupaten Luwu Timur, serta para kepala sekolah Pratama Widyalaya dan Adi Widyalaya.
Suasana acara berlangsung meriah melalui berbagai penampilan seni dari para peserta didik yang menampilkan kekayaan budaya dan nilai-nilai keagamaan Hindu. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga menjadi momentum penamatan bagi siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya serta penghormatan kepada Pembimas Hindu yang memasuki masa purnabakti atas dedikasi dan pengabdiannya dalam pembinaan umat Hindu di Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat pelestarian agama dan budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda sehingga mampu menjadi penerus yang berkarakter, berakhlak mulia, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.
Musdiana/LRP













