Luwu Timur, Luwurayapos.com – Penampilan Tari Lipu Ajajiau atau Tanah Kelahiranku menjadi salah satu sajian yang memukau pada puncak peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur di lapangan pendidikan Kabupaten Luwu Timur 8/6/2026
Tarian kolosal yang dibawakan oleh 200 penari dari Kecamatan Wotu ini sukses menyita perhatian ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Tari Lipu Ajajiau mengangkat tema gerak “Bersatu Untuk Maju Sebagai Wujud Rasa Bangga dan Syukur atas Tanah Kelahiran” dengan tema formasi “Wotu Bergerak untuk Lutim Juara.” Melalui setiap gerakan yang ditampilkan, para penari menyampaikan pesan tentang rasa cinta, kebanggaan, syukur, dan kerinduan terhadap tanah kelahiran.
Penampilan ini menggambarkan kehidupan masyarakat Kabupaten Luwu Timur yang hidup dalam keberagaman.
Tidak hanya dihuni oleh masyarakat asli, Luwu Timur juga menjadi rumah bagi berbagai suku dan masyarakat pendatang yang datang untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Meski berasal dari latar belakang berbeda, seluruh masyarakat tetap bersatu dan memiliki rasa bangga terhadap daerah yang dikenal dengan slogan “Lutim Juara, Maju dan Sejahtera.”
Keunikan pertunjukan semakin terlihat melalui formasi para penari yang membentuk garis menyerupai pinggiran logo Kabupaten Luwu Timur. Formasi tersebut melambangkan kesatuan yang utuh serta semangat masyarakat yang dinamis dan harmonis dalam mencapai tujuan bersama.
Selain itu, para penari juga membentuk tulisan “LUTIM 23” sebagai simbol peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur ke-23 tahun. Formasi lingkaran yang saling beririsan turut ditampilkan sebagai lambang eratnya persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam merangkul keberagaman yang ada di Bumi Batara Guru.
Tarian kolosal ini melibatkan gabungan siswa SMPN 1 Wotu, SMPN 2 Wotu, serta sejumlah siswa sekolah dasar se-Kecamatan Wotu. Penampilan tersebut berada di bawah asuhan Kepala UPT SDN 122 Dauloloe, Liswarasari Dimeng, S.Pd., M.Pd, dengan pelatih gerak tari Ferawati Bahri, S.Pd, serta penata formasi penari Baharuddin.
Melalui penampilan Tari Lipu Ajajiau, Kecamatan Wotu tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya persatuan, rasa syukur, dan semangat bersama dalam membangun Kabupaten Luwu Timur yang semakin maju dan sejahtera.
Musdiana/LRP













