Luwu Timur, Luwurayapos.com – Pemerintah Desa Teromu menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dengan menghadiri prosesi pelepasan jenazah almarhum Yohan Metaso, S.P., purnabakti Sekretaris Desa Teromu yang juga dikenal sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Majelis GKST Moria Koroncia.
Kepala Desa Teromu, Bertho Taruku, S.P., hadir bersama perangkat desa dan anggota Satlinmas untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam sambutannya, Bertho Taruku menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Menurutnya, Yohan Metaso merupakan sosok yang telah memberikan pengabdian besar bagi pemerintahan desa, kehidupan bermasyarakat, pelestarian adat, hingga pelayanan di gereja.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Teromu turut berduka cita yang mendalam serta merasa kehilangan atas meninggalnya saudara terkasih. Almarhum adalah salah satu pendahulu kami di pemerintahan desa, mitra kerja dalam urusan kemasyarakatan, adat, maupun pelayanan di gereja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelayat dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta bantuan kepada keluarga selama proses pemakaman.
“Atas nama keluarga dan Pemerintah Desa Teromu, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pelayat. Kiranya segala kekhilafan almarhum semasa hidup mendapat maaf, dan semoga beliau memperoleh tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tambahnya.
Sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, jenazah almarhum terlebih dahulu mendapat penghormatan melalui upacara kedinasan yang dipimpin oleh rekan-rekan ASN penyuluh pertanian. Selanjutnya, jenazah disemayamkan sejenak di gereja untuk ibadah pelepasan bersama rekan-rekan sejawatnya dalam pelayanan jemaat.
Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Teromu yang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya.
Musdiana/LRP
Luwu Timur, Luwurayapos.com – Pemerintah Desa Teromu menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dengan menghadiri prosesi pelepasan jenazah almarhum Yohan Metaso, S.P., purnabakti Sekretaris Desa Teromu yang juga dikenal sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Majelis GKST Moria Koroncia.
Kepala Desa Teromu, Bertho Taruku, S.P., hadir bersama perangkat desa dan anggota Satlinmas untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam sambutannya, Bertho Taruku menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Menurutnya, Yohan Metaso merupakan sosok yang telah memberikan pengabdian besar bagi pemerintahan desa, kehidupan bermasyarakat, pelestarian adat, hingga pelayanan di gereja.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Teromu turut berduka cita yang mendalam serta merasa kehilangan atas meninggalnya saudara terkasih. Almarhum adalah salah satu pendahulu kami di pemerintahan desa, mitra kerja dalam urusan kemasyarakatan, adat, maupun pelayanan di gereja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelayat dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta bantuan kepada keluarga selama proses pemakaman.
“Atas nama keluarga dan Pemerintah Desa Teromu, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pelayat. Kiranya segala kekhilafan almarhum semasa hidup mendapat maaf, dan semoga beliau memperoleh tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tambahnya.
Sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, jenazah almarhum terlebih dahulu mendapat penghormatan melalui upacara kedinasan yang dipimpin oleh rekan-rekan ASN penyuluh pertanian. Selanjutnya, jenazah disemayamkan sejenak di gereja untuk ibadah pelepasan bersama rekan-rekan sejawatnya dalam pelayanan jemaat.
Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Teromu yang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya.
Musdiana/LRP













